Senin, 22 Juli 2013

LOVE IS FOREVER

Adit dan Tiara adalah sahabat semasa kecil. Mereka tumbuh besar, seiring jalannya waktu. Menjadi remaja dan saling menyayangi. Tapi siapa sangka ? Cinta itu tumbuh diantara mereka. Walau hanya Adit yang harus merasakannya. Mereka tetap bermain bersama, menjalani semua yang mereka biasa lakukan. Tiara juga tak menyadari, sebuah rasa itu. Rasa cinta. Ya, cinta.

Seiring, mereka masuk kesebuah sekolah. Sekolah menengah atas. Mereka bergaul dengan teman teman baru. Mencari teman yang baik, yang tidak membawa mereka ke jalan yang salah. Yap, Tiara menemukannya. Seorang lelaki bernama Rommy. Lelaki yang mampu membuat Tiara dag dig dug. Tiara seakan menjadi sebuah besi yang ditarik kuat oleh magnet berwujud Rommy. Setiap hari, Tiara meluangkan banyak waktu untuk mendekatkan dirinya kepada Rommy. Tak menghiraukan Adit yang mulai sakit hati. Cintanya, sahabatanya, direbut begitu saja.
 
Love Is Forever
November
5 bulan sudah Tiara mengejar Rommy. Dan benar saja, Tiara mendapatkannya, walau belum bersetatus pacaran. Mereka semakin dekat, dekat, dan sebuah kejadian yang tak diinginkan terjadi. Rommy dilemma. Dia dilemma dengan dua orang wanita yang dia sukai, dia cintai. Tiara, teman barunya yang membuatnya merasakan cinta untuk kedua kalinya. Dan Mellan, cinta pertamanya yang datang lagi. Rommy bimbang, dilemma, galau. Apa yang harus dia lakukan ? Siapa yang harus dia pilih ? Dia mencintai Tiara, sangat. Tapi Mellan, cinta pertamanya, yang ga akan bisa dilupakan. Dan pilihan Rommy, jatuh pada Mellan.

Tiara sedih, sakit, kecewa. Dia menangis, meraung, merintih. Bagaikan ditusuk beribu ribu jarum tumpul. Perih. Dia berlari, Memeluk. Memeluk Adit, dan menangis. Menuangkan semua kesedihannya. Dan Adit ? Adit menerimanya. Menerimannya dengan lapang dada. Dengan hati terbuka. Tanpa memikirkan apa yang dia rasakan. Sakit, ya sakit bukan main. Tiara merintih, meminta bantuan Adit. Bersandar dibahu Adit.

Februari

Maret

April

Mei

Juni

Juli
Ditahun ajaran baru ini, Tiara masih saja terpuruk. Terang saja, cinta pertamanya di sekolah baru. Cinta yang benar benar berarti buat dia. Pergi begitu saja. Tanpa memikirkannya sama sekali. Tiara ngedrop. Jarang mau makan. Tak melakukan aktifitas. Dan hampir saja tidak naik kelas karna tak ada nilai sama sekali. Selama itu, Adit yang berada disampingnya. Memberi kasih sayang, belaian lembut, perhatian. Tak lama... Dia kwmbali... Memeluk... Dan... Menggenggam...

Ya, Rommy kembali. Kembali kepada Tiara, setelah dihianati Mellan untuk yang kedua kalinya. Dia kembali, membawa cinta lama yang seharusnya diberikan kepada Tiara. Dia memeluk. Memeluk Tiara yang berbaring lemah di rumah sakit. Dia menggenggam. Menggenggam kedua tangan Tiara yang tergolek lemah. Dingin, bagaikan es. Dia membawa. Membawa dan mengembalikan senyuman itu. Senyuman Tiara, yang lama menghilang.

Agustus
Tiara kembali lagi bersemangat. Kembali hidup bersama sang matahari. Matahari cintanya. Tiara mengulang kembari hari harinya bersama Rommy. Mengejar semua ketertinggalannya disekolah, nilai nilainya. Tiara merasa bahagia, dia tau, bahwa Rommy akan kembali. Kembali, menggenggam dan memeluknya. Tiara tersenyum, tertawa, bergembira.

Dan lagi dia datang, meyeruak dihati yang hanya menjadi sandaran. Sandaran disaat Tiara sedih, disaat Tiara menangis, disaat Tiara kehilangan arah. Dia, sakit itu. Sakit sekali. Adit lagi lagi merasakannya, untuk yang kesekian kalinya dia merasakan itu. Sahabat ? Kita sahabat bukan ? Ya kita sahabat ! Untuk saat ini, Adit hanyalah sahabat saat Tiara terpuruk, saat Rommy pergi dan Tiara menangis. Ya, sahabat. Dengan lapang dada, untuk yang kesekian kalinya, Adit tetap menerima. Menerima kehadirannya yang tak bisa selalu bersamanya. Lagi.

Waktu terus berlalu, tanpa henti dan tanpa terulang kembali. Tiara selalu bersama Rommy, dihari hari bahagia mereka. Dan Adit, hanya sendiri, menunggu, menanti. Disaat sakit, disaat sedih, gundah, Tiara berlari. Berlari kepada Adit. Meminta bantuan, dan membuat Adit semakin mencintainya. Tapi dia pergi, saat kesenangan itu datang, dan melupakan Adit. Itu terus saja berulang. Berputar, seperti roda.

Sesekali, Tiara merasa dilemma. Perlahan, rasa yang lama sekali ia sembunyikan, tumbuh semakin besar dihatinya. Rasa itu. Rasanya kepada Adit. Ya, Adit yang selalu menerimanya. Bagaimana pun fisik, bagaimana pun kekurangan, serta kelebihan. Dia semakin merasa, bahwa dia salah. Apa ini ? Mengapa jadi begini ? Bukan ! Ini bukan salah Rommy ! Ini salah Tiara ! Kenapa ini ?!

Tiara bingung, bimbang, dilemma.

Februari
Tak disangka sangka. Dibulan kasih sayang ini, Tiara mendapatkan sebuah informasi yang mencengangkan. Yang membuatnya tercekik. Membuatnya tambah dilemma. Membuatnya...

Ia dijodohkan dengan Adit. Harus bertunangan dibulan maret. Dan ternyata, ini memang sudah direncanakan dari mereka kecil. Sejak mereka bersama. Dulu.

Tiara menangis. Menangisi perasaannya yang bodoh. Yang tak bisa memilih. Yang memiliki dua perasaan. Adit. Rommy. Dua lelaki yang sangat ia cintai. Dua lelaki yang membuat hidupnya berwarna.

Tiara berlari. Menangis. Berteriak. Sampai, kejadian yang tak diinginkan itu terjadi.

Tiara tergeletak. Belumuran darah. Terisak. Tiara tertabrak mobil, mobil yang bergerak cepat. Menabrak dan membuatnya terpental jauh.

Tiara dilarikan kerumah sakit. Kehabisan darah. Koma. Keritis. Persediaan darahnya habis. Tak ada darah bergolongan B dirumah sakit. Dan keadaan Tiara semakin memburuk. Ditambah lagi, ginjal kirinya. Rusak. Karna hantaman yang sangat kencang. Sakit.

Rommy menangis. Frustasi. Tak tau harus berbuat apa. Golongan darahnya A. Dia tak tau. Tak bisa berbuat apa apa. Jantungnya. Hatinya. Jiwanya.

Adit datang. Berlari. Memeluk Tiara yang tergolek lemah dengan selang2 yang berada ditubuhnya. Tiara pucat. Dingin. Beku. Bagaikan tak bernyawa. Adit segera berlari. Mencari dokter. Menyumbangkan darah. Yang ternyata bergolongan sama. B. Serta. Ginjal kirinya.

Mamah Tiara sudah memaksa. Jangan. Jangan sumbangkan. Karna dari kecil, Adit memiliki ginjal yang tak sempurna. Ginjal kanannya rusak. Tidak berfungsi seperti mana yang normal. Tapi Adit tetap bersih keras. Dia harus menyelamatkan Tiara. Cinta sejatinya.

April
Tiara membaik. Dia hidup sebagaimana biasanya. Hanya berbekas jahitan diperutnya. Dia hidup dengan sedikit trauma. Dan dia mulai membuka hatinya lebih dalam untuk Adit. Segera bertunangan dengan Adit, Adit yang tergolek lemah. Di kasur putih itu. Menggantikan Tiara.

Tiara menangis. Merintih. Mengapa ? Mengapa Adit rela mengorbankan ginjalnya demi Tiara ? Mengapa dia sangat mencintai Tiara ? Mengapa harus Tiara ? Sekarang dia hanya bisa tertidur. Tertidur dan menunggu. Menunggu ajalnya yang semakin dekat. Bibirnya selalu mereka. Tersenyum bahagia. Bahagia menyelamatkan pujaan hatinya. Tiara.

Hari ini. Tiara cantik sekali. Dengan gaun putih ditubuhnya. Dengan polesan makeup diwajahnya. Dia cantik. Tersenyum. Walau menangis. Dia cantik. Beriringan dengan Adit, yang memakai jas di atas kasur. Dengan selang. Dengan infus. Pertunangan itu. Mengharukan.

Waktu ini. Adalah saat dimana bertukar cincin. Tiara memasukkan cincin itu kejari manis Adit. Tapi, mengapa ?!

Adit ngedrop. Kejang. Menegang. Tiara keluar. Menunggu. Menangis. Meraung. Adit. Garis itu. Garis itu berubah. Horizontal. Cincinnya. Terlepas. Jatuh. Bergelinding.

Pemakaman. Tiara datang. Dengan gaun hitam yang indah ia kenakan. Gaun hitam yang menghiasi tubuh ideal nya. Gaun hitam yang membuatnya benci. Benci akan dirinya. Mengapa ?! Adit mencintainya. Mengapa Rommy ?!

Mai

Juni

Juli
Tiga bulan sudah kepergian Adit. Tiara ngedrop. Lagi lagi ia masuk rumah sakit. Tak mau makan. Tak mau melakukan apa pun. Hanya berbaring lemah diatas kasur. Hanya berbaring dan berharap Adit datang. Memeluknya. Merangkulnya. Membiarkan ia bersandar. Tapi tak mungkin. Adit tak mungkin datang kembali. Membagi cerita. Menghapus air matanya. Menyuapinya. Takan pernah. Dan takan mungkin.

Rommy datang. Membawa warna yang segera ia berikan pada Tiara. Membawa warna yang dulu ia ukir bersama Tiara. Warna itu. Rommy datang. Memeluk. Merangkul. Menggenggam. Menggantikan Adit. Menggantikan Adit yang selalu ada untuknya. Disedih maupun senang. Rommy sadar. Dia hanya ada saat mereka senang. Saat mereka bahagia. Kemana dia saat Tiara sedih ? Tiara tersenyum.

Juli
Satu tahun kemudian, mereka lulus. Tiara dan Rommy lulus dengan nilai yang memuaskan. Tiara bertunangan dengan Rommy. Bertunangan didekat tempat peristirahatan Adit. Meminta restu. Meminta pendapat. Mereka bertunangan. Dengan cincin yang dulu berada dijari manis Adit. Dengan cinta, kasih sayang. Mereka belajar. Belajar dari perjuangan yang Adit lakukan. Mereka mencintai. Dengan cara Adit mencintai Tiara. Mereka mencintai. Ya, saling mencintai.

Adit tersenyum. Tersenyum bahagia di sana. Tersenyum, melihat cinta kecilnya tumbuh besar dan memilikin pendamping hidup. Pendamping hidup, cinta pertamanya.

Tamat

The Beautiful Friendship

Persahabatan .. Bukan hanya sekedar mengerti dan dimengerti .. bukan hanya sekedar membantu dan dibantu .. Persahabatan itu jauh lebih indah .. Persahabatan itu jauh lebih bermakna .. Persahabatan akan saling mengerti, merasakan, dan saling membantu .. Persahabatan itu abadi dan tidak mengenal waktu .. Demikian dengan persahabatan Gea dan Dea .. Mereka adalah dua orang anak manusia yang bersahabat sejak mereka masih duduk di taman kanak - kanak .. Perjumpaan mereka dimulai ketika mereka bertemu di salah satu taman bermain di kota Bandung. Pada saat itu, Gea yang usianya lebih muda dari Dea sedang diganggu oleh anak laki - laki yang bertubuh tinggi dan tambun .. Karena tidak suka melihat anak perempuan diganggu oleh anak laki - laki, Dea membantu Gea melawan anak laki - laki tersebut .. Gea dan Dea menyatukan kekuatan mereka untuk melawan anak laki - laki tersebut .. Tidak sia - sia, anak laki - laki tersebut akhirnya dapat dikalahkan oleh mereka berdua .. Gea dan Dea pun akhirnya saling berkenalan dan bersahabat hingga saat ini .. Sekarang mereka duduk di bangku kelas 3 SMP di salah satu SMP swasta di kota Bandung .. Suka dan duka telah mereka lewati bersama .. Berbagai ujian yang datang silih berganti mencoba untuk menghancurkan persahabatan merekapun telah mereka lewati .. Mereka seperti lilin dan sumbunya yang tidak dapat lagi terpisahkan .. Namun itu semua berubah ketika Gea ternyata menyukai seorang laki - laki angkatan mereka ..
"Dea .. Aku mau cerita nih .. "
"Cerita apa Gea ??"
"Aku lagi naksir sama cowok Dea .."
"Naksir sama cowok ?? Siapa ?? Aku kenal gk ??"
"Kamu kenal kok .. dia anaknya baik, tinggi, cakep, pokoknya sempurna deh .."
"Iya iya .. Good luck ya Gea .. Semoga kamu mendapat yang terbaik untuk kamu .. Pokoknya keputusan apapun yang kamu ambil aku selalu support kamu kok .."
"Makasih ya Dea .. Kamu emang sahabat aku yang paaaliiig baik .. Aku sayang sama kamu .."
"Sama - sama .. Aku juga sayang sama kamu .."
Tanpa terasa waktu terus berjalan .. Sekarang sudah 2 bulan sejak Gea menyukai laki - laki tersebut .. Tetapi sayang .. sepertinya cinta Gea bertepuk sebelah tangan .. Laki - laki tersebut tidak mencintai Gea .. Dia hanya menganggap Gea sebagai sahabatnya .. Tidak lebih .. Hal ini membuat Gea sedih dan putus asa .. Semua kekesalan dan kekecewaannya pun ia tumpahkan pada sahabat yang selama 7 tahun ini menjadi sahabatnya ..
"Dea ..... Aku sedih banget .. ternyata Chris tidak mencintai aku .. Aku hanya dianggap sahabat olehnya .. "
"Kamu jangan bersedih Gea .. Kamu itu cantik .. Masih banyak laki - laki yang menginginkan kamu di luar sana .. Jangan hanya karena seorang laki - laki kamu menjadi putus asa seperti ini .. Kamu kan masih ada aku dan orang - orang yang mencintai kamu .."
"Iya Dea .. Aku menggerti .. Kamu memang sahabat aku yang paliing baiik .. Kamu selalu ada untuk aku .. Kamu juga selalu support dan menghibur aku kalau aku lagi sedih .."
"Itu gunanya sahabat kan ?? Kamu jangan sedih terus ya .. tetaplah tersenyum girl .. Seyummu adalah senyumku dan kesedihanmu adalah kesedihanku .."
"Kamu memang sahabat yang paling baik untuk aku .. Aku tidak akan melupanmu Dea .. Tidak akan pernah .. sekalipun ajal datang menjemputku .."
"Aku juga tidak akan melupanmu Gea .."

Seiring berjalannya waktu Gea masih belum dapat sepenuhnya melupakan Chris .. Gea selalu berharap dapat bertemu dengan Chris dan memeluknya walaupun hanya dalam bunga tidur saja .. Di lain sisi, Ternyata Dea mendapat tugas untuk mengajari Chris dari gurunya .. Dea diminta gurunya untuk membantu Chris dalam pelajaran Matematika, karena nilai Chris sangat jauh dari memuaskan .. Walaupun dengan berat hati, akhirnya Deapun menerima tawaran dari gurunya .. Tanpa Dea sadari, ternyata hal ini justru membuka peluang agar Dea dapat menjodohkan Gea dengan Chris, tetapi ternyata Dea tidak sepintar yang diduga ..
Beberapa bulan mengajari Chris, ternyata hasil belajar Chris meningkat .. Dea pun sudah dinyatakan berhenti menjadi furu privat Chris .. Sekarang Dea sudah dapat bebas dari beban berat yang selama beberapa bulan ini menjadi tanggungannya .. Di lain sisi, ternyata Gea sudah dapat melupakan Chris dan anehnya lagi, sekarang Gea malah menjodoh - jodohkan Dea dengan Chris .. Dea tidak terlalu serius menganggapi sahabatnya tersebut .. Belakangan ini Dea memang sedang dekat dengan Chris, tetapi mereka hanya sebatas bersahabat .. Tidak ada kata cinta untuk hubungan mereka .. Dea berpikir bahawa Gea hanya bergurau saja, tetapi belakangan ini Dea mulai resah oleh perjodohan yang dilakukan Gea terhadap dirinya .. Belum lagi gossip - gossip yang beredar bahawa Dea naksir dengan Chris !!! Hal ini membuat Dea shock bukan main .. Dea tidak habis pikir bagaimana gossip tersebut dapat muncul dan dapat beredar padahal kebenarannya sangat - sangat bertentangan dengan isi dari gossip tersebut.. Dea pun menuduh Gea yang menyebarkan gossip tersebut .. Hal itu juga yang membuat Gea dan Dea akhirnya bertengkar .. Jujur ini adalah pertengkaran pertama bagi mereka selama mereka bersahabat 7 tahun .. Sangat disayangkan memang .. Hanya karena salah paham kecil dapat membuat persahabatan yang sangat kuat itu retak .. Untungnya Gea dan Dea terlalu sayang akan persahabatan mereka .. Persahabatan mereka terlalu berharga untuk dihancurkan oleh salah paham kecil yang sangat - sangat simple .. Setelah sekian lama, mereka pun akhirnya menyadari kesalahan masing - masing

drrrttt .... drrttt .. drrrtttt ..
one message received
Gea pun langsung membuka SMS yang ternyata dari Dea tersebut .. Gea sangat kaget saat mengetahui nama pengirim SMS tersebut, tetapi Gea lebih kaget lagi ketika membaca isi SMS tersebut ..
"Gea .. maafkan aku ya .. Aku terlalu jahat menuduh kamu yang bukan - bukan bahkan belum ada buktinya .. Aku memang jahat .. Maafkan aku ya .. Aku harap kamu dapat memaafkan aku .. Aku tidak betah lama - lama bermusuhan dengan kamu .. :( "

Dengan cepat Gea pun membalas SMS Dea ..
"Dea .. Maafkan aku juga ya .. Aku juga salah telah menjodohkan kamu dengan Chris .. Seharusnya aku tahu kamu tidak suka dengan Chris, tetapi aku malah menjodohkan kamu dengan Chris .. Aku juga salah .. Jadi maaf juga ya .. Aku udah maafin kamu dari dulu kok :)"
Sent

5 menit kemudian, Gea mendapat balasan dari Dea ..
"Kita tetap bersahabat kan ?? Aku kangen sama kamu .. Kita jangan musuhan lagi ya ?? Aku sedih kalau harus musuhan sama kamu .."
"Kita akan bersahabat selamanya Dea .. Di hatiku kamu tetap menjadi sahabatku yang paling baik dan mengerti aku :) Terima kasih telah manjadi sahabat yang baik untuk aku selama 7 tahun ini .."

Setelah hari itu, Gea dan Dea pun kembali bersahabat .. Tidak ada salah paham dan sakit hati lagi .. Mereka sekarang sudah lebih dewasa dan lebih saling mengerti lagi .. Tetapi ada rahasia yang belum Gea ketahui .. Bahwa sebenarnya Dea mencintai Chris .. Dea tidak berani jujur karena takut akan menyakiti hati sahabatnya itu .. Perasaan itupun Dea pendam selama berbulan - bulan bahkan bertahun - tahun .. Hal yang sama juga dirasakan Chris .. Ternyata Chris juga cinta dengan Dea .. Tetapi Chris terlalu takut untuk mengakuinya karena takut akan mendapat penolakan dari Dea .. Chris terlalu takut untuk patah hati .. Cinta Chris ke Dea pun dipendamnya selama berbulan - bulan bahkan bertahun - tahun .. Setelah mereka lulus SMP, Chris dan Dea tidak pernah bertemu lagi, tetapi rasa cinta itu tetap ada bahkan semakin tumbuh dalam hati masing - masing ..

10 Tahun kemudian
Tidak mudah bagi Dea menyimpan cintanya kepada Christ .. Dea sangat ingin bertemu dengan Chris, tetapi ia tidak tahu bagaimana caranya .. Selama 10 tahun ini Dea sudah banyak berubah .. Rambutnya yang dulu bergelombang dan berwarna coklat serta panjang sepinggang sekarang berubah menjadi lurus dan memiliki panjang sebahu .. Sekarang pun Dea sudah menggunakan kontak lens .. Tidak memakai kacamata seperti dahulu lagi .. Wajah Dea juga sekarang sudah semakin imut dengan matanya yang bulat besar dan berwarna coklat .. Selama 10 tahun inipun hatinya tertutup untuk pria mana pun .. Sudah banyak lelaki mapan dan tampan yang berusaha untuk mendekati Dea, tetapi hal itu hanya sia – sia saja .. Hatinya sudah terkunci dan hanya Chris yang mempunya kunci untuk membuka hatinya .. Hal yang sama juga terjadi kepada Chris .. Sekarang Chris sudah tumbuh menjadi laki – laki yang jauh lebih tampan dan lebih tinggi .. Tingginya sekitar 180 cm .. rambutnya cepak berwarna coklat .. Badannya atletis dan sudah lebih berotot dibandingkan ketika dia kelas 3 SMP dilengkapi dengan kulitnya yang putih dan bersih .. Matanya bulat besar dengan bulu mata yang lentik dan mata yang berwarna coklat .. Hidungnya mancung melengkapi penampilannya yang sudah sempurna .. Hal ini membuat Chris dengan cepat menjadi cowok idola semua perempuan, tetapi perempuan – perempuan tersebut harus menelan kekecewaan karena hati Chris bukan untuk mereka, melainkan untuk Dea .. Chris juga sangat rindu dengan Dea, tetapi Chris tidak tahu bagaimana caranya bertemu dengan Dea ..

Beberapa bulan kemudian, ternyata takdir mempertemukan cinta mereka lagi .. Mereka dipertemukan sebagai rekan kerja yang sedang mengurus proyek di luar kota .. Cinta yang sempat padam itupun akhirnya berkobar - kobar kembali, tetapi mereka terlalu malu dan gengsi untuk menunjukkan cinta mereka .. Tampa terasa waktu pun terus berjalan .. Proyek tersebut sudah selesai dikerjakan dan mereka tidak akan berhubungan lagi .. Deapun bercerita kepada Gea sahabatnya tentang perasaanya kepada Chris ..
“Gea .. Aku bingung deh .. Aku sangat mencintai Chris, tetapi sepertinya Chris tidak mencintai aku .. Aku harus bagaimana Gea ??”
“Kamu harus sabar Dea .. Aku yakin kamu akan mendapatkan laki – laki yang terbaik untuk kamu, karena kamu layak mendapatkan itu ..”
“Terima kasih ya Gea kamu sudah selalu mendukung aku .. Aku sayang sama kamu ..”
“Sama – sama Dea .. Itu gunanya sahabat bukan ??”
Dea tidak dapat berbicara apa – apa lagi .. Dea hanya dapat memeluk Gea dan berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengirimkan sahabat yang begitu baik seperti Gea ..

Di lain sisi, Chris bingung bagaimana menyatakan cintanya kepada Dea .. Tetapi sepertinya dewi fortuna sedang berpihak padanya .. Chris menemukan buku kenangan perpisahannya ketika Chris masih SMP !!!
“Halo Dea .. Aku mau ajak kamu hang out nih ..”
“Ayo lah .. Aku juga lagi suntuk nih ..”
“Okey girl .. Aku tunggu di Restaurant Atmosphere jam 7 malam .. Jangan lupa dandan yang cantik ya .. Bye .. See you soon girl !!”
“Byee ..”

Tiba – tiba perasaan Dea tidak enak .. Dea curiga pada sahabatnya itu, tetapi perasaannya tersebut dibuangnya jauh – jauh karena Dea takut akan salah paham lagi dan bermusuhan lagi dengan Gea seperti ketika mereka masih SMP dahulu ..

Pkl 19.00 Restaurant Atmosphere
“Gea mana sih ?? Tumben – tumbennya dia telat ..”

Dea berusaha menelepon Gea, tetapi hal tersebut sia – sia saja, karena telepon dari Dea tidak diangkat oleh Gea .. Ketika Dea sedang berusaha untuk menelepon Gea, Dea pun terkejut mendapati seorang laki – laki tampan yang familiar sedang masuk ke dalam restaurant tersebut dan menuju ke tempatnya sambil membawa sebuket besar bunga mawar pink .. Bunga kesukaan Dea .. Ya tidak salah lagi .. Laki – laki itu adalah Chris !! Dea sangat – sangat kaget dan tidak dapat berkata apa – apa lagi .. Chris yang baru datang pun langsung menghampiri Dea dan memberikan sebuket bunga mawar tersebut kepada Dea ..
“Hai Dea .. Ini bunga mawar untukmu .. Hari ini kamu tampak cantik sekali ..”
“Chris .. Itu kamu kan ??”
“Iya .. Apa kamu masih tidak percaya ??”
“Iya aku percaya .. Makasih yang bunganya .. Lalu kok kamu bisa berada di sini ??”

Chris tidak menjawab pertanyaan Dea, tetapi Chris langsung menarik tangan Dea ke dalam genggamannya .. Dea yang awalnya kaget dibuat tambah kaget oleh Chris .. Muka Dea sekarang sudah sangat pucat karena gugup ..
“Dea .. Dari dulu aku sayang sama kamu .. Selama 10 tahun ini aku terus nungguin kamu .. Aku udah mencoba membuka hatiku kepada wanita, tetapi tidak ada yang bisa membuat aku jatuh cinta seperti kamu membuatku jatuh cinta kepadamu .. 10 tahun aku menantimu dalam rindu yang sangat menyiksaku .. Ingin aku bertemu denganmu dan memelukmu serta merantaikan kamu denganku agar kamu tidak dapat pergi jauh – jauh lagi dariku .. Aku sangat mencintaimu Dea .. Aku ingin kamu yang menemani hari – hari aku .. Aku ingin kamu yang menjadi pendamping hidupku .. Yang selalu mendengar keluh kesahku .. Aku ingin kita dapat melewati berbagai rintangan bersama – sama denganmu .. Aku ingin menghabiskan hidupku denganmu Dea ..”

Dea yang mendengar pengakuan Chris pun tak kuasa menahan tangis yang sudah begitu membuncah dalam hatinya .. Dea pun langsung berdiri dan memeluk Chris erat – erat seakan tidak membiarkan waktu sedetikpun untuk membuat Dea jauh dari Chris ..
“Chris .. Aku juga sangat mencintaimu .. 10 tahun sudah aku menunggumu .. Aku kira ini hanya cinta remaja biasa .. Tetapi setelah 10 tahun penantianku aku sadar bahwa kamu memang laki – laki yang aku cintai .. Kamu adalah laki – laki yang terbaik untukku Chris .. Aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi dariku .. Aku juga ingin menghabiskan waktuku denganmu .. Berjanjilah bahwa kamu tidak akan pernah meninggalkan aku apapun yang terjadi .. Aku sayang sekali padamu Chris ..”

Chris yang mendengar pengakuan cinta dari Dea pun menangis .. Chris tidak kuasa menahan tangisnya .. Chris tidak malu lagi untuk mengeluarkan air matanya .. Rasa malu tidaklah penting .. Rasa yang pertenting adalah rasa bahagianya yang tidak akan pernah dapat dilukiskan dengan kata – kata ..
Tidak disangka ternyata Gea eluar dari persembunyiannya .. Ternyata dari tadi Gea menguping pembicaraan mereka .. Gea jugalah dalang dibalik pertemuan Chris dengan Dea .. Chris sengaja meminta bantuan Gea untuk dapat bertemu dengan Dea .. Chris mendapat nomor telepon Gea dari buka perpisahan tahunan SMP mereka .. Gea pun langsung memeluk Dea ..
“Cieeee .. Sahabatku ini sudah jadian rupanya .. Kapan nih traktirannya ??”
“Dasar kamu nakal Gea .. Kamu udah bohongin aku .. Pokoknya aku sebel sama kamu ..”
“Yee .. Aku kan udah bantuin kamu .. Kalo gak ada aku kamu gak mungkin jadian dengan Chris ..”
“Iya – iya .. Dasar nyonya bawel “
“Ya udah Gea .. Kamu kan udah bantuin aku jadian dengan Dea .. Sekarang aku traktir kamu deh .. Kamu mau makan apa ??”
“Asiikkk”

Mereka bertiga pun bertaut juga .. Tidak sia – sia penantian mereka selama 10 tahun .. Penantian lama tersebut pun akhirnya dapat terbalaskan .. Tidak ada lagi kata I hate you untuk menutupi perasaan akan rasa egonya .. Yang ada kata I Miss You dan I Love You yang selalu dikatakan oleh kata hati masing – masing .. Dan tidak ada kata The End untuk mengakhiri kisah ini .. Karena ketika kita mengakhiri kisah ini, justru saat itulah kisah ini berawal ..

TRUE LOVE

Cinta sejati. Apakah kalian percaya akan itu? Akan "Cinta Sejati" yang konon katanya dimiliki oleh semua orang? Cinta yang katanya sangat indah dan menyenangkan? Mitos cinta sejati yang terus menerus melolong dihatiku.
***

Kupandangi bingkai biru di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum menatap benda yang ada didalam bingkai itu.

Bukan sebuah foto ataupun lukisan. Hanya sebuah kertas lusuh. Kertas catatan PKN yang aku robek dari buku miliknya 2 tahun lalu saat perpisahan SMP. Dia sama sekali tidak tahu aku merobek buku catatanya. Bahkan, mungkin dia tidak mengenalku. Aku hanya satu dari ratusan penggemarnya di sekolah.
Dia bukan artis. Dia adalah siswa tampan dan cerdas di sekolahku. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yang cuek justru menjadi daya tarik bagi para kaum hawa, termasuk aku. Tapi, bisa dibilang, aku tidak terlalu menunjukkan diri bahwa aku menyukainya. Terbukti. Aku tidak pernah menyapa ataupun menegurnya. Aku menyukainya lewat diam.

Bahkan, robekan catatan PKN itu aku ambil diam- diam untuk kenang- kenanganku karena aku tahu dia akan melanjutkan study ke L.A.

Aku kembali tersenyum manis saat melihat robekan catatan itu. Orang bilang, apapun itu, jika memang jodoh, maka dia akan kembali lagi dan lagi. Dan aku percaya dia akan kembali kulihat.

Aku mengeluarkan kertas itu dari bingkainya. Kupeluk- peluk dan kubelai. Ku ajak tertawa dan tersenyum.

Gila. Konyol memang. Setelah puas dengan kegiatanku itu, aku meletakkan kertas itu di atas meja belajarku. Dan...
Syuuuut...
Angin bertiup menerbangkan kertas kenangan itu keluar jendela dan jatuh dipekarangan. Dengan sigap aku keluar rumah dan mengejar kertas itu. Itu adalah satu- satunya milikku yang mampu membuatku mengingatnya.

Saat aku hampir mendapatkanya, angin kembali meniupnya menjauhiku. Argh! Angin ini! Batinku kesal.

Aku kembali mengejar kertas itu. Dan saat aku hampir mendapatkannya kembali...
"Argh!! Sial banget sih?! Malah keinjek lagi!" seruku kesal saat tahu kertas itu di injak seseorang. Orang itu mengambil kertas yang ada di injakannya itu. Aku masih menatap jalanan berdebu dengan kesal.
"Jadi, daritadi kamu ngejar kertas ini ya?" ucap orang itu. Suara bariton yang ku kenal. Ku tengadahkan kepalaku menatap wajah dari si pemilik suara.

DEG!!!
Di... Diakan? Diakan pemilik kertas itu sebenarnya? Vigo. Cowok tampan, keren dan pintar itu... Bagaimana bisa?
"Ma... af. Aku ngerobek kertas itu...."
"gapapa kok Dina. Beneran deh gapapa. Karena, aku juga udah foto kamu diam- diam waktu itu." akunya padaku. Dia... Tau namaku?
"foto?! Diem- diem?"
"Lebih baik, kita nostalgianya ditaman aja deh." ucapnya sambil menarik tanganku ke taman.
***

Aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Fotoku ada dalam dompet Vigo?
"Aku dulu suka banget sama kamu Dina. Karena, kamu itu satu- satunya cewek yang gak pernah negur aku. Kamu cuek dan aku suka itu." ucapnya sambil tersenyum.
"Dulu, aku berharap bisa kenal dan pacaran sama kamu. Tapi, dekat kamu aja aku udah gemetaran, apalagi ngobrol sama kamu..." ucap Vigo lagi. Lalu dia menatap robekan kertas itu.
"Aku tau kok, kamu ngerobek kertas ini. Cuma aku pura- pura gatau aja. Aku seneng banget waktu kamu robek kertas ini. Karena itu artinya, kamu juga suka sama aku. Iyakan?" ucapnya yang membuatku tersipu malu.
"Ikh... Kok diem aja?" ujarnya sambil mencubit pipiku pelan.
"aku bingung mau ngomong apa..."
"Kamu percaya mitos True Love gak?"
"True Love? Emang ada?" tanyaku.
"mulanya, aku juga gak percaya. Tapi malem ini aku percaya. True Love aku udah aku temuin lagi. Aku suka kamu." ucapnya sambil natap bintang.
"udah jam 12 belom?" tanyanya.
"udah. Udah jam 12 tepat."
"Happy Birthday Dina :). Will you be My True Love?"

Apakah dia menyatakan perasaannya. Tanpa sadar, aku mengucapkan
"yes. I will."
***

Percaya atau tidak, itulah faktanya. True love akan datang. Sejauh dan sesulit apapun, Cinta Sejati akan mencari jalan lagi dan lagi untuk kita temukan. :)